Kirim Artikel - Ensikology

Kirim Artikel

EnsikologyEnsikology
Ingin tulisanmu dimuat di situs ensikology.blogspot.com? Kini kami membuka kesempatan bagi siapa saja untuk berkontribusi mengirimkan artikel bermanfaat yang akan dibaca ratusan ribu pembaca kami setiap harinya.
Perlu diperhatikan, kami tidak akan langsung menerbitkan artikel kiriman pembaca. Tim moderator akan memilah artikel yang nantinya akan naik ke editor untuk diterbitkan. Bila ingin artikel kamu cepat dipublikasikan, silakan ikuti ketentuan di bawah ini:

Syarat & Ketentuan:

  1. Artikel merupakan jenis artikel populer, bukan sekadar laporan ilmiah
  2. Artikel merupakan karya sendiri
  3. Artikel bersifat baru, belum pernah dipublikasikan sebelumnya
  4. Artikel tidak menyinggung SARA, perundungan, politik, promosi, dan hal-hal yang melanggar hukum
  5. Artikel tidak memuat hoaks, konspirasi, propaganda, dan sejenisnya
  6. Artikel memiliki panjang minimal 200 kata
  7. Artikel tidak wajib memiliki foto
  8. Artikel wajib mencantumkan sumber/referensi

Kirim artikelmu ke email ensikology@gmail.com dengan subjek "KIRIM NASKAH - JUDUL ARTIKELMU". Tambahkan juga data dirimu seperti nama lengkap, nomor telepon, domisili, dan akun media sosial (bila ada) di badan email.

Setiap artikel yang diterima dan diterbitkan akan muncul atas nama penulis tersebut. Bagi penulis yang aktif mengirim artikel ke ensikology.blogspot.com, maka berkesempatan untuk menjadi penulis tetap.

Selamat menulis!


Catatan: Kami tidak memberikan honorarium untuk kiriman artikel.

Terus terhubung dengan ENSIKOLOGY di jejaring lainya.

Artikel Terkait

Artikel yang dilihat baru-baru ini

Jika menulis
Menulislah tanpa berharap untuk terkenal. Karna jika tak ada yang menyanjungmu, pasti kamu akan berhenti menulis.

Menulislah tanpa berharap untuk kaya. Karna memang tak ada penulis yang benar-benar kaya, karna menulis adalah untuk kepuasan jiwa bukan kelimpangan harta.

Menulislah tanpa perlu memiliki karya buku. Karna idemu akan mati jika menulis hanya sekedar ingin menerbitkan buku, dan berharap dikenal karna karyanya. Hati-hati nanti kalo sudah punya buku tapi belum, pasti ingin berhenti menulis.

Menulislah karna ingin menumpahkan apa yang ada di hati dan kepala, menulislah karna ingin menebarkan manfaat kepada semesta, menulislah agar mewariskan pemikiran kepada keturunan nantinya, menulislah karna ingin berharap ridho darinya, dari ilmu yang bermanfaat yang dituliskan lalu ditebarkan. Agar tumbuh optimisme bukan kegalauan, agar tumbuh semangat bukan futur karna maksiat.